Cara Membuat Website UMKM Profesional 2026 Tanpa Coding

6 September 202621 Kali Dibaca

Membuat website untuk bisnis tidak lagi harus menjadi pekerjaan yang rumit atau membutuhkan kemampuan coding. Saat ini, pelaku UMKM dapat memiliki website profesional dengan memanfaatkan platform website builder dan CMS yang sudah menyediakan berbagai fitur siap pakai.

Website dapat menjadi salah satu aset digital penting bagi UMKM. Selain menjadi tempat untuk memperkenalkan produk atau layanan, website juga dapat membantu calon pelanggan menemukan bisnis Anda melalui mesin pencari, melihat informasi usaha, serta mendapatkan cara untuk menghubungi bisnis dengan lebih mudah.

Artikel ini akan memandu Anda dari tahap awal memilih kebutuhan website hingga website siap dipublikasikan dan ditemukan oleh calon pelanggan.

Mengapa UMKM Membutuhkan Website?

Media sosial memang menjadi salah satu kanal pemasaran yang penting bagi UMKM. Namun, website memiliki fungsi yang berbeda karena bisnis memiliki ruang digital yang dapat dikelola secara lebih bebas.

Melalui website, Anda dapat menampilkan informasi bisnis secara lebih terstruktur, seperti:

  • Profil dan informasi perusahaan

  • Produk atau layanan yang ditawarkan

  • Foto dan informasi produk

  • Alamat dan informasi kontak

  • Portofolio atau hasil pekerjaan

  • Testimoni pelanggan

  • Artikel dan informasi yang relevan dengan bisnis

Website juga dapat membantu membangun kredibilitas bisnis. Ketika calon pelanggan mencari nama bisnis Anda di Google dan menemukan website dengan informasi yang jelas dan profesional, mereka akan lebih mudah mendapatkan gambaran mengenai bisnis tersebut.

Tentukan Tujuan Website

Sebelum membuat website, tentukan terlebih dahulu tujuan utama yang ingin dicapai.

Setiap UMKM memiliki kebutuhan yang berbeda. Ada bisnis yang membutuhkan website sebagai katalog produk, ada yang berfokus pada mendapatkan leads, dan ada juga yang membutuhkan website sebagai profil perusahaan.

Beberapa tujuan yang umum antara lain:

  1. Menampilkan produk atau jasa
    Cocok untuk bisnis yang ingin memiliki katalog online yang mudah diakses.

  2. Mendapatkan calon pelanggan
    Website dapat dilengkapi tombol WhatsApp, formulir kontak, atau CTA untuk memudahkan pengunjung menghubungi bisnis.

  3. Membangun kredibilitas
    Website dapat digunakan untuk menampilkan profil, portofolio, sertifikasi, pengalaman, dan informasi bisnis lainnya.

  4. Mendapatkan traffic dari Google
    Dengan optimasi SEO yang tepat, halaman website dapat memiliki peluang untuk muncul ketika calon pelanggan mencari produk atau layanan yang relevan.

Dengan menentukan tujuan sejak awal, Anda dapat memilih struktur halaman dan fitur yang benar-benar dibutuhkan tanpa membuat website menjadi terlalu kompleks.

Pilih Paket & Domain

Setelah mengetahui tujuan website, langkah berikutnya adalah menentukan paket yang sesuai dengan kebutuhan bisnis.

Untuk UMKM yang baru memulai, Anda dapat memilih paket berdasarkan jumlah halaman, kebutuhan penyimpanan, fitur yang tersedia, serta skala traffic yang ditargetkan.

Selain paket website, tentukan juga alamat website atau domain.

Jika ingin memulai dengan biaya yang lebih sederhana, Anda dapat menggunakan subdomain yang tersedia dari platform. Namun, untuk bisnis yang ingin membangun identitas digital dalam jangka panjang, penggunaan custom domain dapat menjadi pilihan.

Contohnya, dibandingkan menggunakan alamat subdomain yang panjang, bisnis dapat menggunakan nama domain yang lebih singkat dan mudah diingat.

Saat memilih domain, usahakan nama tersebut:

  • Mudah dibaca dan diketik

  • Mudah diingat

  • Relevan dengan nama bisnis

  • Tidak terlalu panjang

  • Konsisten dengan identitas brand

Domain yang sederhana akan memudahkan pelanggan ketika ingin kembali mengunjungi website Anda.

Siapkan Struktur Halaman Website

Website profesional tidak harus memiliki puluhan halaman. Justru, untuk UMKM yang baru membangun website, struktur yang sederhana dan jelas biasanya lebih mudah dikelola.

Beberapa halaman dasar yang dapat digunakan antara lain:

1. Beranda

Halaman beranda merupakan halaman pertama yang biasanya dilihat pengunjung. Gunakan halaman ini untuk menjelaskan secara singkat siapa bisnis Anda, apa yang ditawarkan, dan tindakan apa yang dapat dilakukan pengunjung berikutnya.

Misalnya, Anda dapat menampilkan:

  • Headline utama

  • Penjelasan singkat bisnis

  • Produk atau layanan unggulan

  • Keunggulan bisnis

  • Testimoni

  • CTA menuju WhatsApp atau halaman kontak

2. Tentang Kami

Gunakan halaman ini untuk menjelaskan latar belakang bisnis, pengalaman, nilai perusahaan, atau informasi lain yang dapat membantu membangun kepercayaan.

Tidak perlu menulis sejarah perusahaan terlalu panjang. Fokus pada informasi yang relevan bagi calon pelanggan.

3. Produk atau Layanan

Tampilkan produk atau layanan dengan informasi yang mudah dipahami.

Jika memiliki banyak produk, gunakan kategori agar pengunjung dapat menemukan produk yang dicari dengan lebih cepat.

4. Kontak

Pastikan pengunjung tidak kesulitan ketika ingin menghubungi bisnis.

Cantumkan informasi seperti nomor WhatsApp, email, alamat, jam operasional, atau formulir kontak jika diperlukan.

Buat Konten yang Jelas dan Mudah Dipahami

Website yang terlihat profesional bukan hanya mengenai desain. Konten juga memiliki peran penting.

Hindari menggunakan kalimat yang terlalu panjang atau istilah teknis yang sulit dipahami pelanggan. Jelaskan produk atau layanan menggunakan bahasa yang sederhana dan langsung pada kebutuhan pelanggan.

Sebagai contoh, daripada hanya menulis:

"Kami menyediakan solusi digital terintegrasi."

Anda dapat menjelaskan manfaatnya secara lebih spesifik, misalnya:

"Bantu bisnis mengelola penjualan, pelanggan, dan operasional dalam satu sistem."

Dengan cara tersebut, pengunjung dapat memahami manfaat produk tanpa harus menebak maksudnya.

Gunakan Visual yang Relevan

Gambar dapat membantu pengunjung memahami bisnis dengan lebih cepat. Gunakan foto produk, foto tempat usaha, dokumentasi pekerjaan, atau visual lain yang memang berkaitan dengan bisnis.

Pastikan gambar memiliki kualitas yang cukup baik tetapi tidak terlalu besar karena ukuran file yang berlebihan dapat memengaruhi waktu loading website.

Untuk setiap gambar, gunakan nama file dan teks alternatif yang relevan apabila diperlukan. Hal ini juga dapat membantu mesin pencari memahami konteks gambar.

Aktifkan SEO Bawaan

Website yang sudah online belum tentu langsung mendapatkan pengunjung dari Google. Karena itu, optimasi SEO perlu diperhatikan sejak awal.

Mulailah dari elemen dasar seperti meta title, meta description, dan struktur heading.

Meta Title

Meta title merupakan judul yang dapat ditampilkan oleh mesin pencari sebagai judul halaman.

Buat judul yang menggambarkan isi halaman secara jelas dan, jika relevan, sertakan kata kunci yang kemungkinan digunakan calon pelanggan.

Meta Description

Meta description memberikan ringkasan mengenai isi halaman. Gunakan deskripsi yang informatif dan sesuai dengan konten halaman.

Hindari memasukkan terlalu banyak kata kunci secara berulang karena yang paling penting adalah membuat deskripsi yang relevan dan membantu pengguna memahami halaman.

Struktur Heading

Gunakan heading untuk membagi konten menjadi beberapa bagian.

Gunakan satu judul utama untuk halaman dan gunakan heading berikutnya untuk membagi subtopik. Struktur yang jelas tidak hanya membantu pembaca, tetapi juga membantu mesin pencari memahami hierarki informasi pada halaman.

Platform website juga